Khamis, 4 Ogos 2011

0 Sepucuk Surat Itu

Sepucuk surat itu
melayang tanpa diundang
hinggap di peti usang
sampulnya yang putih ternoda
pabila bergesel dengan karat-karat perang.

Sepucuk surat itu
bingkas dipungut belia nan tampan
sampulnya ternoda lagi
dek koyakan dari bucu ke bucu
maka terburailah segala isi kandung.

Sepucuk surat itu
melambung harganya
dek kebolehannya mengukir senyuman
pada bibir pembacanya
alangkah gembiranya si belia
serta seluruh ahli keluarganya.

Sepucuk surat itu
bakal merubah hala tuju belia
masa depannya semakin cerah
kehidupannya semakin indah
dia mengucap syukur lalu rebah.

About the Author

I'm Author description here. Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace these sentences with your own descriptions. Subscribe to Our Feed and Follow Me on Twitter My user

    Other Recommended Posts

  • Peristiwa, Tersirat

0 komen:

Catat Ulasan

 
back to top